google-site-verification=P7_xBqiVYiiiF-RKrUhnGci1YWarSOsyrjfxeEmvUFg

7 Tips Saat Bertemu Calon Mertua, Lelaki Perlu Tahu!

7 Tips Saat Bertemu Calon Mertua

7 Tips Saat Bertemu Calon Mertua, Bagi lelaki, bertemu dengan calon mertua merupakan satu momen hidup dan mati yang akan menentukkan kelanjutan hubungan. Niat yang sudah terkumpul berbulan-bulan bisa saja hancur saat bertemu dengan orang tua doi. Apalagi, jika calon mertua memiliki perawakan yang seram. Ingin rasanya kembali, namun cinta pada doi melangit tinggi. Girls, jika ada lelaki yang berani datang menemui orang tua kalian, lelaki ini pantas masuk hitungan calon suami idaman. Karena lelaki sejati bukan hanya berani mendekati seorang anak gadis, tapi juga punya nyali untuk mencuri hati orang tuanya.

Namun, tidak semua lelaki yang gentel seperti ini bisa diterima sebagai mantu ya sobs. Banyak yang pada akhirnya gagal dan harus kembali sambil memutuskan ikatan. Hal ini dikarenakan “mantan calon mertua” mendapatkan berbagai sisi lelaki yang kurang menarik. Di kesempatan kali ini Mimin akan sajikan berbagai hal yang perlu kalian hindari saat bertemu dengan calon mertua. Let’s check this out.

1. Jangan Asal dalam Berpenampilan

Contoh tampilan standar saat bertemu dengan calon mertua

Jika kalian merupakan anak gaul yang mengikuti tren penampilan kekinian, lebih baik tinggalkan saat hendak bertemu calon mertua. Celana sobek-sobek, kemeja flanel yang tidak dikancing, kalung dan gelang, dan rambut gimbal berantakan memang terlihat keren bagi doi. Namun, calon mertua akan memandang kalian sebagai lelaki yang tidak sopan. Calon mertua lebih menyukai lelaki yang rapi dan terkesan formal. Calon mertua akan lebih merasa dihargai jika saat bertemu kalian dalam penampilan yang penuh dengan kewibawaan. Kemeja dan celana dasar serta rambut yang berminyak klimis bisa menjadi satu cara mendapatkan apresiasi calon mertua.

2. Jangan Sombong Ketika Ngobrol

Saat bertemu dengan calon mertua, kalian perlu memiliki sikap rendah hati. Mungkin kalian memiliki pendidikan tinggi, harta melimpah, dan karir yang sukses. Namun saat berada dalam sebuah obrolan, jika kalian tidak ditanya tentang hal-hal demikian, maka janganlah bercerita tentang kelebihan kalian. Sebagian lelaki berpikir bahwa dengan menceritakan kelebihan maka calon mertua akan terkesima. Namun, calon mertua memiliki pandangan sendiri terhadap lelaki yang datang menemui mereka. Kelebihan yang tidak ditanyakan maka akan dianggap sebagai kesemobongan. Ini akan menjadi catatan merah di buku kualifikasi calon menantu yang dimiliki orang tua doi.

3. Jangan Sok Asik atau Sok Lucu

Jika kalian terbiasa ceplas-ceplos dengan teman-teman, maka kalian perlu mengendalikan sikap ini. Karena lingkungan sosial calon mertua sangat berbeda dengan yang biasa kalian temui. Bangunlah sebuah obrolan berdasarkan pada topik yang berkaitan dengan keluarga calon mertua. Tunjukkan pada mereka bahwa kalian siap untuk menjadi bagian dari keluarga itu. Kurangi membuat sebuah lelucon yang dimaksudkan untuk mencairkan suasana. Karena mungkin candaan yang kalian buat tidak sampai pada calon mertua sehingga membuat suasana hanya menjadi krik krik krik.

4. Jangan Anggap Rumah Sendiri

Sebagian calon mertua mungkin bisa langsung akrab dengan lelaki yang datang kepada mertua. Semua obrolan bisa klop dan masuk sesuai tujuan. Sambutan yang diberikan pun seperti memberi lapu hijau. Namun kalian juga harus tahu batasan. Saat itu kalian masih menjadi calon menantu. Janganlah kalian langsung merasa seperti ada di rumah sendiri. Contoh sederhananya adalah menaikkan kaki di atas kursi atau celamitan makan tidak berhenti. Hal ini seringkali terjadi karena para lelaki lupa bahwa dirinya belum sah menjadi suami. Tetap jaga norma kesopanan dan berprilakulah wajar.\

5. Jangan Bermain HP

HP seringkali menjadi alasan seorang lelaki dipecat sebelum melamar. Dalam sebuah obrolan bersama calon mertua, lelaki yang datang seringkali masih memegang dan asyik dengan Hpnya. Obrolan yang terjadi memang masih dua arah antara calon menantu dan calon mertua, namun si lelaki tetap memperhatikan notifikasi layar sembari membalas chat atau berselancar di sosmed. Hal ini akan membuat calon mertua merasa tidak dihargai. Oleh karenanya, ketika datang untuk maksud mengambil hati calon mertua, pastikan hp tetap berada di saku. Jangan membalas chat atau membuka sosmed ketike berada di depan mereka.

6. Jangan Terlalu Fokus sama Calon Bini

Saat berkumpul dengan calon bini dan calon mertua, jangan terlalu fokus dengan calon bini. Oborlan yang dibangun seharusnya bukan cuma antara “kau dan dia” sehingga asyik sendiri serasa dunia milik berdua. Kalian harus ingat ada calon mertua disana. Jangan pula kalian nyosor mesra-mesraan di depan calon mertua. Namun, yang perlu kalian lakukan adalah membawa mereka pada obrolan yang membuat mereka merasa nyaman. Jika kalian mendapati calon mertua pergi meninggalkan tanpa berkata-kata, maka artinya sebentar lagi kalian akan diblacklist. Oleh karenya, luruskan niat untuk silaturahmi dengan calon bertua, buka ngapelin calon bini.

7. Jangan Cuma Modal Martabak

7 Tips Saat Bertemu Calon Mertua
Martabak menjadi modal sebagian besar lelaki saat bertemu calon mertua

Membawa makanan atau barang-barang lain memang penting sebagai tanda perhatian. Namun sebagian calon mertua tidak senang jika disogok hanya dengan martabak. Jadi harus beli tiramisu atau blackforest dong? bukan begitu maksudnya sobs. Ketika sudah ada niat untuk bertemu dengancalon mertua, yang seharusnya dibawa bukan cuma martabak atau oleh-oleh yang lain. Hal terpenting yang harus kalian bawa adalah kesungguhan. Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya disandingkan dengan seorang lelaki yang baik. Niat serius atau hanya main-main akan sangat jelas di mata calon mertua ketika pertemuan pertama. Oleh karenanya jika masih ada niat untuk main-main, besok-besok saja bertemu mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *